Bukan Sekedar Ngidam
Dulu awalnya nggak percaya dengan yang namanya “Ngidam”, permintaan yang aneh-aneh dari seorang wanita hamil, macam-macam pula malah keseringannya mencari yang tidak ada. Apakah sebuah faktor kondisi fisik karena hormonal yang meningkat atau orang lebih mengenalnya karena “bawaan bayi”. Dan hingga saat ini pun tidak ada karya ilmiah yang dapat menjelaskan sebab-musababnya ngidam.

Ngidam bakso pedes, hmm..yummy
Sampai akhirnya pada suatu malam, saya tiba-tiba merengek pada suami ingin baso pedas. “Busyet, nyari kemana hampir pukul 11 malam gini!”. Bisik hati saya, tapi anehnya keinginan itu tidak bisa saya redam. Akhirnya dengan “terpaksa” suami saya mencari bakso ke DOYOK, tukang bakso langganan kami. Tidak lama kemudia ia pulang sambil membawa sebungkus bakso, tapi bihun, sayur dan bakso tidak pakai kuah jadi mesti pakai air hangat untuk kuahnya, karena sudah kehabisan dan mau tutup katanya.
Entah kenapa hati saya benar-benar sedih. Air mata pun meleleh (sungguh ini hal sepele tapi ini benar-benar tidak biasa). Akhirnya saya memnita suami untuk mencari lagi ditemani saya, akhirnya malam-malam saya keluar dengan cuaca dingin menyertai.”Bunda, nggak tahu lagi mesti nyari kemana kalau misalanya bakso itu ngak ada de!”. Ditengah perjalanan saya masih menangis.
Akhirnya saya melewati pasar, untungnya masih ada penjaja makanan disana yang masih buka, saya mampir di salah satu tukang bakso di pinggir jalan.Dan kami pun memesan dua mangkuk bakso dan saya memutuskan untuk makan disana. Sejurus pandangan mata saya, disebrang jalan saya menemukan seorang wanita yang duduk dihalaman toko dengan kondisi “tidak waras”. Beberapa langakah dari wanita itu terdapat sekumpulan pemuda sedang asyik ngobrol dan bergerombol , entah apa yang dilakukan mereka tengah malam seperti ini. Sembari saya melahap bakso kuah tidak luput saya memperhatikan mereka.
Usai makan bakso, tiba-tiba mobil polisi menghampiri segerombolan pemuda itu, para pemuda itu dibariskan lalu satu per satu dikomando untuk naik ke mobil tahanan. Entah bermain judi atau transaksi narkoba yang mereka lakukan karena saya melihatnya dari sebrang jalan.
Dalam hati saya “Subhanallah, ini bukan sekedar ngidam. Sepertinya jabang bayi ini ingin memperlihatkan ke pada saya sebagai calon ibu agar mendidiknya dengan baik, jika kelak dia remaja agar melakukan hal yang positif untuk hidupnya ketimbang bergerombol tak ada manfaatnya.

kyknya pernah baca deh…tpi bkn bakso, mie ayam…
WaduH … Mau da MomoNgan Ny ////
SelamaT ya … Do”aku Untuk SI jabang bayi ( Nanty Harus Nurut am Ortu pa Lg Ibu jangan Nakal n bs Bangga”in Ortu ) and Buat ibuNya dlm MlhirNya Lancar ///
Maha besar Allah dengan segala kuasanya, semoga apa yang dilihat mengingatkan kita senantiasa selalu besyukur.